sejarah india
Delhi, Kota Penuh Warna di Tepi Yamuna
Mengunjungi Delhi adalah seperti membuka lembaran sejarah yang telah ribuan tahun umurnya. Lokasinya yang strategis di antara Pegunungan Aravalli dan tepi barat Sungai Yamuna membuat Delhi menjadi pusat kekuasaan dari berbagai dinasti. Lebih dari tujuh kota telah didirikan oleh berbagai penguasa, di lokasi di mana ibukota India ini sekarang berdiri megah. Karena itu kita akan menjumpai perpaduan yang unik antara peninggalan kuno dan kota metropolitan modern di sini. Delhi adalah warisan kebudayaan yang telah berusia ratusan, bahkan ribuan tahun, yang berbaur dengan riuh rendah kemacetan jalan raya dari abad ini.
Delhi sebagai ibukota India merefleksikan keanekaragaman budaya sekaligus tempat perpaduan berbagai agama. Sebagai sebuah negara bagian yang berbatasan dengan Haryana dan Uttar Pradesh, serta berdekatan dengan Rajasthan dan Punjab, masyarakat Delhi mendapatkan berbagai pengaruh dalam gaya hidup dan bahasa. Bahasa yang banyak digunakan adalah Hindi, Punjabi dan Urdu. Walaupun sebagian besar penduduk Delhi beragama Hindu, di sini banyak dijumpai gurudwara (tempat ibadah pemeluk agama Sikh), vihara Buddha, masjid dan gereja dari berbagai aliran agama Kristen. Hari raya Diwali dirayakan dengan meriah, seperti juga ‘Iedul Fithri dan Hari Natal.
*****